oleh

Viral Vidio Pengusiran Atlet Taekwondo, Ini Penjelasan Armen, Kadis Di Dinas Terkait

Sungaipenuh- Viral vidio pengusiran Atlet Taekwondo yang terlihat akan menggelar latihan di Halaman Kantor Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kota Sungai Penuh beberapa saat yang lalu, membuat Armen yang notabenenya adalah Kadis di Dinas tersebut angkat bicara. (14/02/22).

Saat dikonfirmasi awak media, Armen menjelaskan bahwa sebelumnya latihan Atlet Taekwondo tersebut sudah pindah lokasi ke tempat yang dirasa lebih tepat. Namun hari ini sejumlah atlet kembali lagi untuk melaksanakan latihan di halaman Kantor.

Menurutnya, alasan dirinya enggan mengizinkan atlet tersebut menggelar latihan di halaman dinas yang dipimpinnya bukan perkara larangan tanpa dasar. Namun lebih pada laporan yang dia dapatkan bahwa terdapatnya sampah dan ditambah lagi dengan berbaunya toilet pasca latihan dilaksanakan. Pasalnya, yang masuk ke halaman tidak hanya Atlet dan Official, namun masyarakat yang tidak berkepentingan juga ikut-ikutan masuk.

“kami baru saja pindah kantor, informasi yang saya peroleh selepas latihan lokasi tersebut meninggalkan sampah serta toilet masih berbau. Bukannya saya menuding Atlet dan Official yang melakukan itu. Karena tidak hanya atlet yang berada disitu kan? “, ujarnya saat dihubungi melalui via telepon, red.

Lebih lanjut Armen menjelaskan, bahwa pihaknya sangat mendukung para atlet, jika lokasi latihan benar-benar harus berada di kantor yang dia pimpin, dirinya tidak mempersoalkan asalkan ada komitmen untuk menjaga kebersihan dan yang berada di area latihan benar-benar atlet dan official. Sementara yang tidak berkepentingan dirinya menghimbau agar tidak ikut masuk.

“sejujurnya saya sangat mendukung atlet Taekwondo. Persoalan lokasi, jika memang benar-benar tidak ada tempat lain yang dirasa lebih tepat dan lebih baik. Maka silahkan latihan di sini, tapi dibelakang kantor, tempatnya juga bagus namun harus ada komitmen yang jelas untuk menjaga kebersihan dan yang berada di area benar-benar orang yang berkepentingan. Kalau bisa jangan di Hari dan Jam Kerja”, tandasnya. (O.S).

BAGIKAN :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait